Rabu, 06 Mei 2026

Materi Kriminologi

 Berikut adalah susunan 50 sesi materi Kriminologi yang disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar, teori-teori dari berbagai ahli, hingga implementasi dan perkembangan dunia kriminologi modern seperti kejahatan siber.

Modul 1: Dasar-Dasar dan Ruang Lingkup Kriminologi

  1. Pengertian Kriminologi: Etimologi (crimen dan logos) serta sejarah penggunaan istilah oleh P. Topinard. Video Presentasi I Presentasi
  2. Kriminologi sebagai Ilmu Interdisipliner: Kedudukan kriminologi di antara ilmu sosiologi, antropologi, psikologi, dan hukum. Video Presentasi I Presentasi
  3. Objek Studi Kriminologi: Analisis terhadap perbuatan (kejahatan), pelaku, dan reaksi masyarakat. Video Presentasi I Presentasi
  4. Tujuan Mempelajari Kriminologi: Memperoleh pemahaman fenomena kejahatan secara ilmiah untuk kebijakan kriminal. Video Presentasi I Presentasi
  5. Kriminologi Murni vs Terapan: Pembagian ilmu kriminologi menurut W.A. BongerVideo Presentasi I Presentasi
  6. Hubungan Kriminologi dengan Hukum Pidana: Kriminologi sebagai metascience dan pemberi bahan bagi hukum pidana. Video Presentasi I Presentasi
  7. Konsep Kejahatan secara Yuridis dan Sosiologis: Perbedaan pandangan berdasarkan undang-undang dan norma sosial. Video Presentasi I Presentasi

Modul 2: Sejarah Pemikiran dan Aliran Kriminologi

  1. Aliran Klasik (Beccaria & Bentham): Doktrin Social Contract, Free Will, dan Hedonisme dalam pemidanaan. Video Presentasi I Presentasi
  2. Prinsip Persamaan di Depan Hukum: Kontribusi pemikiran klasik terhadap Equality before the LawVideo Presentasi I Presentasi
  3. Aliran Neo-Klasik: Modifikasi pertanggungjawaban pidana bagi anak dan penderita gangguan jiwa. Video Presentasi I Presentasi
  4. Aliran Kartografis/Geografis: Statistik kriminal dan penyebaran kejahatan berdasarkan wilayah (Quetelet & Guerry). Video Presentasi I Presentasi
  5. Aliran Sosialis: Pandangan determinisme ekonomi dan kritik kapitalisme terhadap kejahatan (Marx & Engels). Video Presentasi I Presentasi
  6. Lahirnya Statistik Kriminal: Kontribusi Adolphe Quetelet dalam penggunaan matematika untuk mendeskripsikan kejahatan. Video Presentasi I Presentasi

Modul 3: Perspektif Biologis dan Psikologis (Etiologi Kriminal)

  1. Antropologi Kriminal Lombroso: Teori Born Criminal dan ciri-ciri fisik penjahat (Atavisme). Video Presentasi I Presentasi
  2. Tipologi Penjahat Lombroso: Insane criminals, criminoloids, dan penjahat karena nafsu. Video Presentasi I Presentasi
  3. Kritik terhadap Determinisme Biologis: Peran lingkungan (millieu) menurut Lacassagne & ManouvierVideo Presentasi I Presentasi
  4. Teori Tipe Tubuh (Somatotypes): Hubungan fisik dengan temperamen menurut William Sheldon dan KretchmerVideo Presentasi I Presentasi
  5. Faktor Genetika dan Kejahatan: Studi orang kembar (Twin Studies) dan pengaruh keturunan. Video Presentasi I Presentasi
  6. Psikoanalisis Sigmund Freud: Peran Id, Ego, dan Super-Ego serta perasaan bersalah yang tak disadari. Video Presentasi I Presentasi
  7. Teori Perkembangan Moral: Tahapan penalaran moral dari anak hingga dewasa menurut Lawrence KohlbergVideo Presentasi I Presentasi
  8. Gangguan Mental dan Kejahatan: Analisis psikopati, feeble-mindedness, dan Anti-Social PersonalityVideo Presentasi I Presentasi

Modul 4: Sosiologi Kriminal (Struktur dan Proses Sosial)

  1. Teori Anomie Emile Durkheim: Keadaan tanpa norma akibat perubahan sosial yang cepat. Video Presentasi I Presentasi
  2. Teori Anomie Robert K. Merton: Ketidaksesuaian antara tujuan budaya dan sarana yang sah. Video Presentasi I Presentasi
  3. Modes of Individual Adaptation: Conformity, Innovation, Ritualism, Retreatism, dan RebellionVideo Presentasi I Presentasi
  4. Teori Disorganisasi Sosial: Analisis ekologis zona perkotaan menurut Park & BurgessVideo Presentasi I Presentasi
  5. Transmisi Kebudayaan: Bagaimana nilai delinkuen diwariskan di wilayah kumuh (Shaw & McKay). Video Presentasi I Presentasi
  6. Teori Kontrol Sosial (Travis Hirschi): Fokus pada alasan mengapa orang menaati hukum. Video Presentasi I Presentasi
  7. Elemen Ikatan Sosial: Attachment, Commitment, Involvement, dan BeliefVideo Presentasi I Presentasi
  8. Teori Subkultur Delinkuen: Frustrasi status pada remaja kelas bawah menurut A.K. CohenVideo Presentasi I Presentasi
  9. Teori Differential Opportunity: Struktur kesempatan yang tidak merata menurut Cloward & OhlinVideo Presentasi I Presentasi

Modul 5: Teori Interaksionis dan Kritis

  1. Teori Asosiasi Diferensial (Sutherland): Kejahatan sebagai perilaku yang dipelajari melalui interaksi intim. Video Presentasi I Presentasi
  2. 9 Proposisi Belajar Kejahatan: Proses transmisi teknik dan motif kriminal. Video Presentasi I Presentasi
  3. Teori Labeling (Howard S. Becker): Bagaimana pemberian "cap" menciptakan identitas penjahat. Video Presentasi I Presentasi
  4. Penyimpangan Primer dan Sekunder: Konsep Edwin Lemert tentang reaksi sosial terhadap penyimpangan. Video Presentasi I Presentasi
  5. Teori Konflik Kebudayaan: Benturan norma tingkah laku antar kelompok (Thorsten Sellin). Video Presentasi I Presentasi
  6. Kriminologi Kritis/Radikal: Hukum sebagai alat kekuasaan kelas dominan (Marx & Quinney). Video Presentasi I Presentasi

Modul 6: Tipologi Kejahatan dan Fenomena Khusus

  1. Kejahatan Kekerasan Perorangan: Pembunuhan, perkosaan, dan penganiayaan. Video Presentasi I Presentasi
  2. Kejahatan Terhadap Harta Benda: Analisis pencurian biasa, pemberatan, dan kekerasan. Video Presentasi I Presentasi
  3. Kejahatan Kerah Putih (White Collar Crime): Konsep Sutherland tentang kejahatan kelas atas dalam pekerjaan. Video Presentasi I Presentasi
  4. Kejahatan Terorganisir: Karakteristik sindikat kriminal dan bisnis ilegal berorientasi profit. Video Presentasi I Presentasi
  5. Occupational & Corporate Crime: Kejahatan yang dilakukan melalui posisi atau jabatan perusahaan. Video Presentasi I Presentasi

Modul 7: Viktimologi dan Perlindungan Korban

  1. Pengantar Viktimologi: Studi tentang korban kejahatan dan interaksinya dengan pelaku. Video Presentasi I Presentasi
  2. Teori Aktivitas Rutin (Cohen & Felson): Keberadaan sasaran, ketiadaan penjagaan, dan pelaku bermotivasi. Video Presentasi I Presentasi
  3. Peran Korban dalam Kejahatan: Konsep Victim Precipitated Homicide (pembunuhan yang dipicu korban). Video Presentasi I Presentasi
  4. Restitusi dan Kompensasi: Hak ganti rugi bagi korban dalam sistem peradilan pidana. Video Presentasi I Presentasi

Modul 8: Kriminologi Implementatif dan Kontemporer

  1. Criminal Profiling: Usaha ilmiah menyimpulkan ciri-ciri pelaku melalui bukti fisik dan perilaku. Video Presentasi I Presentasi
  2. Autopsi Psikologis: Penyelidikan data psikologis korban untuk menentukan penyebab kematian. Video Presentasi I Presentasi
  3. Kejahatan Siber (Cybercrime): Penipuan online, phishing, dan social engineering sebagai fenomena baru. Video Presentasi I Presentasi
  4. Kriminologi Penipuan Online: Pergeseran modus konvensional ke digital dan tantangan pembuktiannya. Video Presentasi I Presentasi
  5. Politik Kriminal & Pencegahan: Strategi pre-emtif, preventif, dan represif dalam menanggulangi kejahatan modern. Video Presentasi I Presentasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.