Apakah forensik digital mampu menjamin kebenaran mutlak di era AI dan deepfake?
Menurut saya, forensik digital sangat membantu dalam membuktikan keaslian data elektronik, tetapi belum mampu menjamin kebenaran secara mutlak. Teknologi AI dan deepfake sekarang mampu memanipulasi suara, gambar, bahkan video dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi.
Karena itu, pembuktian digital tidak bisa hanya bergantung pada satu alat bukti saja. Dalam praktik hukum pidana, hasil forensik harus didukung alat bukti lain seperti keterangan ahli, saksi, metadata, dan rekam jejak sistem elektronik agar hakim memperoleh keyakinan yang lebih kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.